- - Pola berbentuk kelopak Bunga Wijaya Kusumah melambangkan .
- - Warna Kuning yang melingkar melambangkan kemuliaan dalam organisasi.
- - Warna dasar Biru memiliki arti filosofis kejujuran, ketenangan, kesetiaan, bisa diandalkan, keharmonisan, memberi kesan lapang, dan sensitif.
- - Rantai yang melingkar melambangkan ikatan persatuan yang kokoh.
- - PADI dan KAPAS menunjukan cita-cita tercukupinya kebutuhan sandang dan kebutuhan pangan atau pakaian dan kebutuhan sekunder lainya secara merata setiap anggota. Dengan kata lain Padi dan Kapas melambangkan kesejahteraan bagi seluruh anggota.
- - 5 Gerigi Besi melambangkan Pancasila.
- - Permata melambangkan Sumber Daya Manusia yang unggul, memiliki daya jual serta mampu berdaya saing global.
- - Kata Galuh. Dalam budaya masyarakat Galuh (Sunda), makna kata ”galuh” identik dengan ”galeuh”, bagian tengah (inti) pohon/kayu berwarna kehitam-hitaman dan keras, bukan galeuh yang berarti beli. Kata ”galuh” juga dipahami identik dengan “galih” (qolbu), sehingga ada ungkapan dalam bahasa Sunda, ”Galuh galeuhna galih” (“Galuh intinya hati” atau “inti hati adalah galuh”). Ungkapan itu menunjukkan bahwa kata ”galuh” memiliki makna filosofis yang dalam.
- - Kata Tabayun secara bahasa memiliki arti mencari kejelasan tentang sesuatu hingga jelas benar keadaannya. Sedangkan secara istilah adalah meneliti dan meyeleksi berita, tidak tergesa-gesa dalam memutuskan masalah baik dalam hal hukum, kebijakan dan sebagainya hingga jelas benar permasalahannya.
Secara keseluruhan makna lambang Formagat mendeskripsikan keharmonisan ikatan dari inti terdalam kemajemukan serta mengokohkan dasar pribadi dan organisasi yang makmur serta sejahtera.



0 komentar:
Posting Komentar